Mataram, 19 Juni 2026 — Monitoring dan Evaluasi di HCU 1 serta Koordinasi Penguatan Pelayanan Rawat Jalan RSUD Provinsi NTB.
Mataram, 19 Juni 2026 — Monitoring dan Evaluasi di HCU 1 serta Koordinasi Penguatan Pelayanan Rawat Jalan RSUD Provinsi NTB.
Tim Kerja Pelayanan Keperawatan RSUD Provinsi NTB kembali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan keperawatan yang berkesinambungan. Kegiatan kali ini dilaksanakan di High Care Unit (HCU) 1 dengan fokus pada evaluasi pelaksanaan asuhan keperawatan, kepatuhan terhadap standar pelayanan, keselamatan pasien, serta penguatan dokumentasi keperawatan sesuai regulasi yang berlaku. Pelayanan HCU merupakan bagian dari layanan perawatan intensif yang membutuhkan pengawasan dan kompetensi keperawatan yang optimal.
Dalam pelaksanaan monev tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap proses pelayanan, identifikasi kendala yang dihadapi di unit, serta memberikan masukan dan pendampingan kepada perawat pelaksana agar mutu pelayanan tetap terjaga dan terus meningkat. Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi dua arah antara manajemen keperawatan dan petugas di lapangan untuk memastikan pelayanan yang diberikan berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien.
Selain kegiatan di HCU 1, Tim Kerja Pelayanan Keperawatan juga melaksanakan koordinasi dengan Koordinator Rawat Jalan dalam rangka menindaklanjuti hasil penilaian dan evaluasi dari BPJS Kesehatan. Koordinasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki dan diperkuat, khususnya terkait pelayanan keperawatan di instalasi rawat jalan yang melayani berbagai poli spesialis dan subspesialis di RSUD Provinsi NTB. Instalasi Rawat Jalan RSUD Provinsi NTB merupakan salah satu unit pelayanan utama dengan berbagai poliklinik yang melayani pasien peserta JKN maupun umum.
Pembahasan dalam koordinasi meliputi peningkatan mutu pelayanan, optimalisasi alur pelayanan pasien BPJS, penguatan dokumentasi keperawatan, peningkatan komunikasi efektif dengan pasien dan keluarga, serta pemenuhan indikator mutu yang menjadi perhatian dalam proses penilaian. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung pencapaian standar yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan dan rumah sakit.
Melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, RSUD Provinsi NTB berkomitmen untuk terus memperkuat budaya mutu, meningkatkan profesionalisme tenaga keperawatan, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Upaya ini sejalan dengan komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat.