📰Mataram, 14–19 September 2026 — Penguatan Mutu Pelayanan Keperawatan melalui Ronde dan Studi Kasus Periode 14–19 September 2026.
📰Mataram, 14–19 September 2026 — Penguatan Mutu Pelayanan Keperawatan melalui Ronde dan Studi Kasus Periode 14–19 September 2026.
RSUD Provinsi NTB terus memperkuat mutu pelayanan keperawatan melalui kegiatan ronde keperawatan, studi kasus, serta peningkatan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada periode 14–19 September 2026 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi tenaga keperawatan, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta memastikan pemberian asuhan keperawatan yang aman, efektif, dan berkesinambungan.
Pada 14 September 2026, Ronde Keperawatan dilaksanakan di Ruang NICU dengan pembahasan kondisi By. Rosmani yang telah menjalani perawatan selama 42 hari dengan kondisi medis kompleks.
Tim melakukan validasi data secara langsung di ruang perawatan untuk memastikan kesesuaian antara kondisi klinis pasien dengan dokumentasi asuhan keperawatan. Selanjutnya dilakukan diskusi mengenai prioritas masalah keperawatan, diagnosis, tujuan, serta rencana intervensi lanjutan.
Beberapa masalah keperawatan yang masih menjadi perhatian meliputi gangguan pertukaran gas, risiko defisit nutrisi, dan risiko infeksi. Ronde ini menjadi sarana untuk menyelaraskan pemahaman tim dalam menentukan pendekatan asuhan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien.
Ruangan NICU (14/09/2026)
Pada 15 September 2026, Tim Kerja Pelayanan Keperawatan melaksanakan kegiatan Upaya Peningkatan Kualitas Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Albucacis yang dilaksanakan secara online dan offline.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan konsistensi dan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan sebagai bagian penting dari proses pelayanan. Dokumentasi yang akurat, lengkap, sistematis, dan berkesinambungan mendukung komunikasi antarpetugas, kontinuitas asuhan, evaluasi pelayanan, serta keselamatan pasien.
Ruangan Albucacis (15/09/2026)
Masih pada 15 September 2026, Ruang Stroke Center melaksanakan Studi Kasus Keperawatan secara hybrid yang diikuti oleh seluruh perawat Ruang Stroke Center.
Pembahasan studi kasus mengangkat kondisi Ny. M dengan diagnosis medis Stroke Infark Berulang, Suspek Large Vessel Occlusion (LVO), Afasia Global, Hipertensi, Diabetes Melitus Tipe 2, Pneumonia, Congestive Heart Failure (CHF), dan Atrial Fibrillation (AF).
Diskusi difokuskan pada analisis kondisi pasien, identifikasi dan penentuan prioritas masalah keperawatan, penyusunan intervensi, serta penguatan kolaborasi dalam menghadapi kondisi pasien yang kompleks.
Melalui kegiatan ini, perawat mendapatkan ruang untuk saling bertukar pengalaman dan pemikiran klinis sehingga dapat memperkuat kemampuan pengambilan keputusan dalam pemberian asuhan keperawatan.
Ruangan Stroke Center (15/09/2026)
Pada 16 September 2026, Tim Kerja Pelayanan Keperawatan melaksanakan dua kegiatan pengembangan mutu, yaitu Ronde Keperawatan di Ruang Mangku Sakti dan Studi Kasus Keperawatan di Ruang Sendang Gile.
Ronde keperawatan di Ruang Mangku Sakti membahas kondisi Tn. K dengan diagnosis medis post op stabilisasi posterior cervical facet screw fixation C2-3/3-4/4-5/5-6 HR ke-4, hipertensi, dan stroke infark lakunar.
Masalah keperawatan yang menjadi perhatian meliputi gangguan mobilitas fisik, nyeri akut, risiko perfusi serebral tidak efektif, dan risiko infeksi. Tim melakukan validasi data bersama di ruang perawatan dan mendiskusikan prioritas masalah, tujuan, serta rencana intervensi selanjutnya.
Ruangan Mangku Sakti (16/09/2026)
Sementara itu, Studi Kasus Keperawatan di Ruang Sendang Gile membahas pasien Ny. M dengan diagnosis medis post craniotomi ec SOL. Fokus pembahasan mencakup masalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial, gangguan perfusi perifer, gangguan mobilitas fisik, dan risiko infeksi.
Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran klinis yang mendorong perawat untuk melakukan analisis kondisi pasien secara sistematis dan mengembangkan rencana asuhan berdasarkan kebutuhan individual pasien.
(Ruangan Sendang Gile (09/09/2026)
Rangkaian kegiatan juga mencakup Ronde Keperawatan di Ruang Pantai Senggigi yang dilaksanakan pada 1 September 2026 sebagai bagian dari proses evaluasi dan tindak lanjut asuhan keperawatan.
Pembahasan dilakukan pada pasien Tn. L dengan diagnosis medis post op pyeloplasty ec perforasi ureter kiri post nefrolitotomy. Masalah keperawatan yang masih menjadi perhatian meliputi nyeri akut, gangguan eliminasi urine, dan risiko infeksi.
Selain membahas prioritas masalah dan intervensi keperawatan, tim juga memberikan perhatian terhadap discharge planning untuk memastikan kesiapan pasien dan kesinambungan perawatan setelah pasien meninggalkan rumah sakit.
Ruangan Senggigi (01/09/2026)
Rangkaian kegiatan pelayanan keperawatan tersebut merupakan bagian dari upaya RSUD Provinsi NTB dalam membangun budaya mutu, keselamatan pasien, dan pembelajaran klinis yang berkelanjutan.
Melalui ronde keperawatan, perawat tidak hanya melakukan evaluasi terhadap kondisi pasien, tetapi juga memvalidasi data, mengidentifikasi masalah prioritas, mengevaluasi intervensi, serta menyusun rencana tindak lanjut secara bersama.
Sementara itu, studi kasus menjadi media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan memperkuat kolaborasi antaranggota tim dalam menghadapi berbagai kondisi klinis yang kompleks.
Dengan semangat peningkatan mutu yang dilakukan secara konsisten, Tim Kerja Pelayanan Keperawatan RSUD Provinsi NTB terus berkomitmen menghadirkan asuhan keperawatan yang profesional, humanis, berbasis kebutuhan pasien, serta berorientasi pada keselamatan dan kualitas pelayanan.